Bejana Tera: Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya
Bejana tera merupakan alat ukur volume yang digunakan untuk memastikan ketepatan pengukuran cairan. Alat ini banyak digunakan dalam proses tera dan tera ulang, khususnya untuk menguji akurasi pompa ukur bahan bakar di SPBU.
Apa Itu Bejana Tera?
Alat ukur ini termasuk bejana ukur standar yang memiliki kapasitas volume tertentu dan telah melalui proses pengujian atau kalibrasi. Fungsinya sebagai acuan untuk membandingkan volume cairan yang dikeluarkan oleh alat ukur lain. Material yang umum digunakan adalah stainless steel karena kuat, tahan korosi, dan memiliki ketahanan yang baik untuk penggunaan dalam jangka panjang.
Fungsi Bejana Tera
Beberapa fungsi utamanya meliputi:
- Menguji akurasi volume pada pompa ukur BBM.
- Menjadi standar dalam proses tera dan tera ulang.
- Membandingkan volume aktual dengan hasil yang ditunjukkan alat ukur.
- Membantu memastikan alat ukur volume bekerja sesuai batas toleransi.
Dalam pengujian di SPBU, misalnya, bejana ukur 20 liter dapat digunakan untuk membandingkan volume BBM yang dikeluarkan nozzle dengan volume standar yang terdapat pada wadah pengujian.
Jenis dan Kapasitas
Peralatan ini tersedia dalam berbagai kapasitas, seperti 5 liter, 10 liter, 20 liter, hingga ukuran yang lebih besar seperti 100 liter, 500 liter, dan 1.000 liter. Pemilihan kapasitas bergantung pada jenis alat yang diuji dan kebutuhan pengukuran. Untuk pengujian pompa BBM, kapasitas 5, 10, dan 20 liter umum digunakan dalam kegiatan tera dan tera ulang. Selain kapasitas, spesifikasi seperti material, tingkat ketelitian, konstruksi, dan hasil kalibrasi juga perlu diperhatikan.
Cara Kerjanya
Prinsip kerjanya cukup sederhana. Cairan dari alat ukur yang akan diuji dialirkan ke dalam wadah dengan volume yang telah diketahui. Nilai yang ditunjukkan alat kemudian dibandingkan dengan volume aktual pada wadah standar. Apabila terdapat perbedaan, selisih tersebut digunakan untuk menentukan tingkat ketepatan alat ukur. Hasil pengujian kemudian dibandingkan dengan batas toleransi yang berlaku. Pengujian volume dapat dilakukan menggunakan metode volumetri maupun gravimetri, tergantung standar, metode, dan peralatan yang digunakan.
Kesimpulan
Bejana tera berperan penting dalam menjaga ketepatan pengukuran volume cairan. Penggunaan alat ukur standar yang telah diuji atau dikalibrasi memungkinkan akurasi peralatan seperti pompa BBM diperiksa secara objektif. Karena itu, pemilihan kapasitas, material, ketelitian, serta status kalibrasi perlu diperhatikan agar proses pengukuran menghasilkan data yang akurat dan dapat dipercaya.
Dapatkan Bejana Tera yang Tepat untuk Kebutuhan Anda
Konsultasikan kebutuhan kapasitas dan spesifikasi bejana tera bersama tim Jangga Tehnik & Instrument. Kami siap membantu Anda menemukan solusi yang sesuai. Hubungi di 0813-5800-4970. Klik di sini untuk melihat katalog barang.
